header image
 

Menghapus Jejak….

Menghitung waktu bukanlah suatu hal yang sia-sia, begitu banyak hal yang terekam seiring dengan berlalunya waktu. 3 tahun bukanlah waktu yang singkat, begitu banyak hal yang terjadi dan meninggalkan bekas yang sulit untuk dihapus. Kata orang bijak seribu kebaikan dapat terlupakan dengan 1 kesalahan, begitu juga dengan seribu keindahan dapat terhapus hanya dengan 1 pengalaman buruk. Terkadang manusia tidak menyadari kesalahan2 kecil yang kita lakukan terhadap orang lain. Sebelum waktu terlalu jauh merekam biarlah waktu jua yang menghentikannya. Sangat sulit untuk menghapus jejak-jejak yang berbekas tapi yakinlah ini awal untuk kebaikan kita bersama.

C U R H A T….

Kutulis ini dibawah redup cahaya lampu malam yang mencoba menjadi
matahari dalam ruangan sempit yang pengap. Mungkin ini bukan sekedar
tulisan  diatas kertas, tetapi bisa jadi adalah hati yang mencurahkan
isinya kedalam tinta yang bertaut merangkai kata dan mencoba mencarimu diantara
ruang yang tak dapat dijawab oleh mata…

Aku bisa saja menelfonmu dan kita akan bercerita banyak tentang hidup,
seperti biasa dimana kita akan hanyut dalam cerita dan melupakan waktu yang
terus saja mengikuti kita, lalu kita tercengang karena ternyata pulsa tagihan
telefon penuh dengan antrian yang siap menggerutu, kemudian memaki karena tak
ingat waktu!!!

Begitulah hubungan kita penuh alur, likuan, dan jalan-jalan sempit yang
terkadang gelap dan sesak oleh kotoran got. Ada makian yang keluar dari mulut
dan gerutu sebagai pertanda kekesalan, tapi… kita tahu bahwa yang memaki
hanya mulut tetapi tidak hati kita, karena dihati ini ada rasa sayang yang
tumbuh dan meredam semua kebencian yang mencoba berbenih didalamnya…

Lihatlah aku, masih saja mencoba menerjemahkan hati diatas kertas putih
ini,, mungkin tidak akan sesempurna puisi penyair, tapi sesuatu yang dapat
engkau pahami. Namun, pahamkah engkau??? Pemahaman itu yang membuat semuanya
utuh, membuat seuanya terkesan damai.  Itukah yang kita cari selama ini
??? Lihatlah pada pengemis yang menengadahkan tangannya pada setiap pejalan
kaki. Apa yang mereka minta? Uangkah…? mungkin jawabannya ya! tapi mungkin
juga tidak! Karena pada hakekatnya mereka hanya mengemis kebahagiaan atau juga
mungkin kedamaian pada dunia. Dunia lain yang terasa terlalu berat dan teralu
jauh untuk digapai oleh tangan-tangan lemahnya.Tapi benarkah kedamaian bias
diukur dengan uang…???

Ingatkah engkau pada cerita dimasa yang lalu, saat-saat dimana kita
memulai untuk saling mengenal, saling memahami sampai akhirnya bisa menjadi
sahabat…
Apakakah masih ada tersisa serpihan rasa dihatimu? Aku rasa jawabannya tidak!!
biarkan ia melebur bersama debu diudara yang diterbangkan angin kearah
hembusannya, biar ia tenggelam di dalam air bersama pasir yang dimainkan
gelombang ketika ombak dating mencium kaki pantai.

Mungkin suatu saat kita akan terkenang pada rasa itu, pada kenangan yang
kita miliki. Mungkin ketika hembusan angin berbalik kearah kita dan membelai
lembut tubuh kita, dan menumbuhkan kenangan itulalu kita akan berkata “aku
sepertinya pernah disini, tetapi kapan dan dengan siapa?” atau ketika
omabak berbalik ke pantai dan menyentuh telapak kaki kita dan kita akan saling
mengerang , lalu berucap “aku ingin mengulangnya lagi, tetapi kapan dan
dengan siapa?”

Sudahlah, tak perlu kita terlalu jauh mengenang semuanya karena nanti
pada akhirnya semuanya akan bermuara pada sesal, dan sesal itu sakit !!!!

Ihilah tulisan yang berisi tentang ketidaktenangan hati, yang menjadikan
rindu sebagai saudaranya, kerinduan akan kenangan yang tidak akan terulang lagi
dan tiba-tiba saja akuberfikir untuk lari dimana tak seorangpun dapat
menemukanku, atau membenam kedalam bumi dimana tak seorangpun tahu
keberadaanku…!!!

Kucoba memberi pemahaman pada diriku sendiri tentang hubungan yang kita
jalani, apakah sama antara apa yang ada di dunia akalku dengan dunia
akalmu…??? Aku hanya berharap jawabannya YA, namun tidak semua harapan akan
menjadi kenyataan. Jalan panjang yang memisahkan persahabatan bukan salah satu
alasan untuk tidak berbagi cerita, dan bila suatu saat sebuah persahabatan
tercerai berai, maka dengan ceritalah kita bisa saling mengingat.

Rahasia Kecil Kebahagiaan

Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan: Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.
Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.
Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin Anda menunjukkan seberapa banyak Anda tahu,
semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan Anda. Mengapa bebek disebut "bodoh"? Karena terlalu banyak bercuap-cuap.
Rahasia kebahagiaan adalah kebaikan hati: memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar Anda.  Sebab, setiap ciptaan adalah milik anda. Kita semua adalah ciptaanTuhan yang satu.
Rahasia kebahagiaan adalah tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka,sebagai hakim.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak sombong. Bila Anda menganggap mereka penting, Anda akan memiliki sahabat ke manapun Anda pergi. Ingatlah bahwa musang yang paling besar akan mengeluarkan bau yang paling menyengat.
Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya. Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri "Aku bebas dalam diriku".
Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan
beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup Anda dengan kebahagiaan.
Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya
menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?
Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati Anda terbuka bagi orang lain, dan bagi pengalaman-pengalaman hidup.
Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.
Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri;
lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara yang tidak prinsipiil. Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya.
Rasakan apa yang dikatakan….